Bukan yang Pertama, Tersangka Penculikan Bilqis Jual 9 Bayi dan 1 Anak, Ini Fakta Terbaru

Forum Kota0 Views

Muncul fakta terbaru mengenai kasus penculikan Bilqis. Tersangka diketahui pernah menjual 9 bayi dan 1 anak melalui media sosial TikTok.

Kasus pembiusan Bilqis Ramadhani (4) kini menjadi topik pembicaraan hingga menyebar di media sosial. Setelah menghilang selama seminggu, ia akhirnya ditemukan di wilayah Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi pada hari Minggu (9/11/2025).

Di balik operasi penyelamatan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengungkap jaringan perdagangan anak yang melibatkan empat orang utama dengan skala lintas provinsi. Pelaku menjual anak-anak secara online melalui aplikasi TikTok dan WhatsApp.

Kronologi

Dilaporkan oleh Kompas.com, kasus dimulai ketika Bilqis hilang saat menemani ayahnya bermain tenis di Taman Pakui Sayang, Makassar pada hari Minggu (2/11/2025). Tiba-tiba ia menghilang saat ayahnya mencoba memanggilnya tetapi tidak ada respons.

Akhirnya, sebuah petunjuk membuka jalan bagi pencarian Bilqis. Kamera CCTV di sekitar taman menampilkan Bilqis yang ditemani oleh seorang perempuan bersama dua anak lainnya.

Beruntungnya Bilqis ditemukan meskipun dalam keadaan takut dan terluka. Kini empat tersangka telah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Peran Tersangka Penculikan

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, diketahui bahwa pelaku penculikan telah menjual sembilan bayi dan satu anak. Keempatnya memiliki inisial SY (30), NH (29), MA (42), dan AS (36).

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani menyampaikan bahwa keempat tersangka memiliki peran yang berbeda-beda. SY disebut sebagai pelaku utama yang ditangkap di Kota Makassar.

“Dari hasil penyelidikan, Polrestabes Makassar menangkap SY sebagai tersangka utama,” katanya, dilaporkan oleh Tribun Medan.

 

SY kemudian menculik korban dan menjualnya melalui grup Facebook. Selanjutnya, tersangka NH yang melihat unggahan tersebut terbang dari Jakarta ke Makassar guna melakukan transaksi dengan SY.

“Dengan transaksi senilai Rp 3 juta di kos pelaku (SY),” ujarnya.

Setelah itu, NH kembali ke Jakarta untuk melakukan transit sebelum terbang ke Jambi. Di sana, Bilqis dijual oleh NH kepada AS dan MA. Berdasarkan pengakuan NH, Bilqis dijual dengan harga Rp 15 juta.

“Pengakuan NH sebagai anggota keluarga di Jambi. (Dijual) sebesar Rp 15 juta dengan alasan membantu keluarga yang selama 9 tahun belum memiliki keturunan,” katanya.

Namun, dari pengakuan AS dan MA, keduanya membeli Bilqis dengan harga Rp 30 juta. Djuhandhani menyatakan bahwa AS dan MA telah menjual total sembilan bayi dan satu anak melalui TikTok serta WhatsApp.

“Keduanya mengakui telah menjual 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok serta WA (WhatsApp),” katanya.

Setelah kasus ini menjadi perbincangan di media sosial, kini muncul informasi terbaru mengenai penculikan Bilqis. Ternyata para tersangka sebelumnya telah menjual 9 bayi dan 1 anak melalui TikTok serta WhatsApp. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *