Trump Ancam Kenaikan Tarif Impor India Lagi Setelah 25 Persen

Nasional136 Views

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam akan menaikkan tarif impor dari India setelah sebelumnya telah ditetapkan sebesar 25 persen. Ancaman ini dilakukan setelah India membeli minyak dalam jumlah besar dari Rusia.

Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa India tidak hanya membeli minyak Rusia dalam jumlah besar, tetapi juga menjual sebagian besar minyak yang dibeli tersebut di pasar terbuka dengan keuntungan yang besar.

“Oleh karena itu, saya akan meningkatkan Tarif yang dibayarkan India kepada AS secara signifikan,” tulis Trump dalam unggahan media sosialnya, dilaporkan oleh Reuters, Selasa (5/8).

Pada bulan Juli sebelumnya, Trump telah mengumumkan tarif sebesar 25 persen terhadap impor dari India. Meskipun demikian, India tetap akan membeli minyak dari Rusia meskipun ada ancaman dari Trump.

Merupakan tanggapan terhadap hal tersebut, seorang perwakilan dari Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa India akan melakukan segala tindakan yang diperlukan guna mempertahankan kepentingan nasional serta keamanan ekonominya.

India merupakan pembeli minyak mentah laut terbesar dari Rusia, dengan impor sekitar 1,75 juta barel minyak Rusia setiap hari. Berdasarkan data yang diberikan oleh sumber perdagangan kepadaReuters, dari Januari hingga Juni 2025, pembelian minyak Rusia meningkat sebesar 1 persen dibanding tahun sebelumnya.

Juru bicara India menyampaikan bahwa negara tersebut mulai membeli minyak dari Rusia karena pasokan yang biasanya ditujukan ke Eropa dialihkan akibat perang di Ukraina.

Meskipun pemerintah India tidak setuju, kilang-kilang besar negara tersebut menghentikan pembelian minyak Rusia minggu lalu, menurut sumber.Reuters.

Tindakan ini diambil setelah ancaman Trump untuk memberlakukan pajak tinggi terhadap negara-negara yang masih membeli minyak Rusia menyebabkan penawaran diskon dari pemasok lain semakin berkurang.

Di sisi lain, perusahaan penyulingan terbesar di India, Indian Oil Corp, dilaporkan telah membeli 7 juta barel minyak mentah dari Amerika Serikat, Kanada, dan Timur Tengah, berdasarkan informasi dari empat sumber perdagangan yang berbicara kepada Reuters, Senin (4/5).

Selanjutnya, Kepala Program India di Pusat Studi Strategis dan Internasional Washington menyatakan bahwa ketidakpastian dalam pemerintahan Trump membawa tantangan bagi India.

“Pembelian energi dan pertahanan yang berkelanjutan dari Rusia oleh India menimbulkan tantangan yang lebih besar, karena India merasa sulit memprediksi bagaimana pemerintahan Trump akan bersikap terhadap Rusia dari bulan ke bulan,” katanya.

Reporter: Nur Pangesti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *