Kerabat Bocorkan Keinginan Mpok Alpa yang Belum Terwujud, Rayakan Ulang Tahun Kembar Naik Bus

Berita117 Views

Mpok Alpa memiliki keinginan yang belum terwujud. Ia ingin merayakan ulang tahun anak kembarnya dengan berjalan-jalan bersama keluarga besar.

Kematian presenter sekaligus komedian Mpok Alpa menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan sahabatnya. Menurut kerabatnya, Mpok Alpa memiliki keinginan yang belum terwujud.

Ia ingin merayakan ulang tahun anak kembar pertamanya bersama keluarga besar. Wanita dengan nama asli Nina Carolina itu bahkan berencana menyewa bus.

“‘Bu, mau menyewa bus untuk jalan-jalan bersama keluarga.’ Eh, tiba-tiba seperti ini,” kata Rani Widya, sepupu Mpok Alpa saat bertemu di rumah duka di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (15/8/2025).

Menurut Rani, almarhumah dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan ramah kepada siapa saja.

“Dia sangat baik sekali. Semua uang dibagi rata. Semua orang yang lewat juga dibagikan semua,” kata Rani.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh tetangga Mpok Alpa yang lain, Rohani. Menurutnya, Mpok Alpa sering membagikan bahan pokok setiap menjelang Lebaran. Bahkan ia mengajak anggota keluarganya yang kecil dalam kegiatan sosial tersebut.

“Kalau ingin Lebaran dia memberikannya dalam kotak. Membagikan sembako, seluruh keluarga juga mengantarkan. Laki-lakinya, anaknya,” kata Rohani.

Lebih dari itu, salah satu kebaikan yang paling mendalam adalah ketika Mpok Alpa menyumbangkan sebuah mobil ambulans untuk masjid di lingkungannya. Rohani mengenang bahwa niat tersebut sudah muncul sejak lama sejak awal perjalanan karier Mpok Alpa sebagai penyanyi dangdut dari panggung ke panggung.

“Emaknya bilang begitu… ‘Biarkan Nina saja menyanyi apa pun, yang penting nanti katanya bisa membeli ambulans.” Ya Allah, benar doa dia itu,” kata Rohani.

Selain dermawan, Mpok Alpa juga dikenal ramah dan tidak ragu membantu warga. Bahkan, ia rela meminjamkan lahan di depan rumahnya untuk kegiatan masyarakat, mulai dari lomba 17 Agustus hingga acara RT lainnya.

 

“Dia sangat baik. Dia tidak sombong,” kata Anah, salah satu tetangganya.

Anah juga menambahkan bahwa Mpok Alpa selalu memberi kebebasan kepada warga untuk memanfaatkan lahannya, termasuk untuk parkir kendaraan.

“Parkir juga terkadang posisinya di situ ya. Mobil, begitu lah apa, maksudnya yang punya mobil silakan. Warga-warga sini begitu ya. Orangnya begitu. Saya kenal tuh dari dulu,” tegasnya.

Sementara itu, Mpok Alpa meninggal dunia pada usia ke-38 tahun pada Jumat (15/8/2025). Ia meninggal setelah berjuang melawan kanker payudara. Kini, jenazah Mpok Alpa telah dikuburkan di pemakaman keluarga di Kujaran, Desa Setu, Ciganjur. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *