Wawali Gorontalo Indra Gobel Bocorkan Langkah Baru Wali Kota Adhan Dambea

Nasional154 Views

Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel menyampaikan inisiatif-inisiatif yang diambil oleh Wali Kota Gorontalo sejak dilantik oleh Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Indra Gobel dalam Tribun Podcast yang dipandu oleh Manajer Konten, Aldi Ponge, yang tayang pada Selasa (29/07/2025).

Indra Gobel menyampaikan beberapa inisiatif yang dilakukan oleh Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Mulai dari perbaikan tampilan kota, penertiban bekas Terminal Andalas, pembinaan aparatur sipil negara, pemicuan perekonomian masyarakat Gorontalo, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) serta program pengurangan tingkat kemiskinan.

Selain itu, pemerintah kota terus berupaya menangani masalah-masalah masyarakat mulai dari minuman beralkohol hingga prostitusi serta meningkatkan kegiatan keagamaan.

Dikatakan oleh pemerintah bahwa mereka mulai melakukan perbaikan di bidang ekonomi, baik dari sisi arus ekonomi di atas maupun di bawah.

“Bagaimana cara menjaga arus ekonomi meskipun proyek masih dalam proses penyelesaian,” tegasnya.

Terlebih lagi, saat ini kemampuan belanja masyarakat menurun. Indra contohnya mengungkapkan beberapa toko di Citimall yang mulai tutup.

“Apa maksudnya? Kemampuan belanja masyarakat yang mulai menurun. Ini tanggung jawab kita,” tegasnya.

Indra di masa depan akan berupaya memulihkan kondisi ekonomi Kota Gorontalo dengan mengajak para investor untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah.

“Ekonomi di Kota Gorontalo saat ini stagnan. Oleh karena itu, kebijakan untuk membuka usaha di trotoar berarti memberikan kesempatan kepada masyarakat. Setiap malam terjadi aktivitas transaksi di Panjaitan,” katanya.

Menurut Indra, ini adalah langkah awal untuk menjadikan Kota Gorontalo lebih berkembang.

Setelah perekonomian di Kota Gorontalo menjadi stabil, akan diikuti oleh kebijakan lain seperti pengembangan infrastruktur.

“Nanti secara alami bisnis-bisnis tersebut akan terbentuk sendiri. Para pelaku UMKM ini akan naik kelas, baru kemudian kita dapat mengatur,” katanya.

Indra merespons keluhan mengenai trotoar Jalan Nani Wartabone yang digunakan sebagai tempat berjualan pada malam hari.

Dikatakan meskipun diperbolehkan berdagang di trotoar, pemerintah meminta seluruh pedagang untuk membersihkan area tempat mereka berjualan.

“Jadi pagi-pagi sudah bersih. Karena di pagi hari aktivitas seperti jam kerja,” katanya.

Program lain belakangan ini sedang dipromosikan, yaitu car free day dan car free night di Kota Gorontalo.

“Karena di situlah ukurannya, sehingga akan terbentuk. Tanpa kita sadari, ekonomi akan terbentuk,” tegasnya.

Banyak program yang hingga saat ini masih menjadi perhatian pemerintah.

Indra bergerak dalam bidang ekonomi sedangkan Adhan bergerak terkait kebijakan daerah.

Keduanya sejalan dengan satu jargon ‘Torang bekeng bae’.

Ia berharap masyarakat memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang diusung pemerintah yang dipimpin oleh Adhan dan Indra demi Kota Gorontalo yang lebih baik ke depan. (*/Jefri)