Razia Kamar Tahanan Rutan Banda Aceh, Petugas Sita HP hingga Obeng

Berita51 Views

, JANTHO– Sebuah tim gabungan yang terdiri dari petugas penjara, TNI dan Polri melakukan penggeledahan kamar tahanan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, pada dini hari Sabtu (11/10/2025).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas berhasil menemukan beberapa barang yang dilarang seperti ponsel, colokan, gunting, paku, cutter, obeng, stop kontak, dan potongan kabel. Seluruh barang yang ditemukan tersebut telah disita dan disimpan untuk diproses sesuai aturan yang berlaku.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, Yan Rusmanto. Ia menyatakan, kegiatan ini bertujuan sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan ancaman keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Rrazia dilakukan di seluruh area tempat tinggal tahanan, dengan penekanan pemeriksaan terhadap barang-barang pribadi, ruangan tempat tinggal, serta kondisi struktur bangunan. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman, teratur, dan kondusif.

“Setiap proses pemeriksaan dilakukan dengan cara yang manusiawi dan profesional, sambil tetap memperhatikan prinsip keamanan serta penghargaan terhadap hak asasi tahanan,” ujarnya.

Ia menekankan, kegiatan pemeriksaan bersama ini merupakan wujud nyata dari strategi deteksi dini dan keterlibatan bersama antar Aparat Penegak Hukum. Hal tersebut juga menunjukkan keseriusan pihaknya dalam memastikan seluruh unit kerja pemasyarakatan di Aceh tetap berada dalam kondisi aman dan teratur.

“Kolaborasi bersama TNI dan Polri merupakan tindakan strategis untuk menjaga keutuhan serta menghindari terjadinya gangguan keamanan di dalam lapas dan rutan,” ujarnya.

Sementara Kepala Rutan Banda Aceh, Baharuddin SH menyampaikan apresiasi terhadap dukungan penuh dan kepemimpinan langsung Kakanwil Ditjenpas Aceh dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas petunjuk dan dukungan yang diberikan oleh Bapak Kakanwil. Kegiatan ini memberikan semangat baru bagi seluruh jajaran kami untuk terus memperkuat pengawasan serta menjaga Rutan Banda Aceh tetap bersih dari barang-barang yang dilarang,” ujar Baharuddin.iw)