Lebih Banyak Polisi Yang Baik, Tapi Mereka Justru Tenggelam Karena Ulah Oknum…
Dari total sekitar 440.000 Anggota Polri, ada berapa orang yang “Cacat Etik” dan bahkan jadi Pelaku Kejahatan ? Tidak ada 1%.
Namun sayangnya, meskipun jumlahnya tidak mencapai 1%, tetapi mereka tersebar secara sporadis ke seluruh penjuru negeri, dari Level Bintang hingga Bintara. Dan itulah yang membuat masyarakat menjustifikasi bahwa semua polisi adalah buruk.

Puncaknya, saat kasus “Kepala Polisi nya Polisi” yaitu Kadiv Propam tersandung tindak pidana. Maka pupus sudah harapan masyarakat untuk memiliki Polisi Baik.
Betapa tidak, Divisi Propam yang merupakan Polisinya Polisi, yang seharusnya melakukan pengawasan dan penindakan pada anggota Polri yang bermasalah, Kepala Divisi nya justru mencoreng wajah seluruh anggota Polri.
Bila masyarakat geram karena kejadian tersebut dan serasa ingin meluluhlantakkan seluruh anggota Polri, lalu bagaimana dengan perasaan seluruh anggota polri itu sendiri ?
Sama…! Mereka yang sehari-harinya bekerja dengan baik, juga merasa sangat terpukul, rasanya ingin Bunuh Diri Masal, karena menanggung malu yang tak terhingga.
Tetapi mereka adalah Anggota Bhayangkara, yang harus mengabdi pada negara dengan penuh loyalitas, wibawa, integritas, dan profesionalisme.
Mereka tetap harus bertugas di kesatuan masing-masing sesuai dengan tupoksinya.
Lalu bagaimana dengan desakan agar Polri Direformasi ?
Ya, Polri memang ibarat Air Sebelanga Yang Telah Dirusak Oleh Setitik Nila. Maka harus dimurnikan kembali, dan hanya anggota Polri itu sendiri yang mengetahui posisi nila nya. Mereka harus Legawa Untuk Menjadi Bersih dan Saling Dibersihkan.
Bangkitlah Polri…!
Salam Presisi,
Bagus Budi Santoso.
Pernah Dianiaya, Tapi Tetap Butuh Polisi.









