3 Alasan Erick Thohir Pilih Alexander Zwiers Jadi Direktur Teknik PSSI

Forum Kota120 Views

PSSI telah menunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik baru yang akan bekerja selama empat tahun ke depan.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa terdapat tiga alasan utama yang membuat pihaknya memilih pria asal Belanda tersebut.

Pernyataan Erick Thohir, dalam menentukan Direktur Teknik, PSSI selalu mempertimbangkan tiga aspek yang dianggap penting.

Pertama adalah buku perjalanan, kedua adalah komitmen, dan ketiga adalah filosofinya.

Erick Thohir menyadari bahwa riwayat perjalanan Alexander Zwiers cukup baik.

Ia memiliki pengalaman kerja di Yordania, Uni Emirat Arab, Kazakhstan, Arab Saudi, Meksiko, Qatar, dan Belanda.

Jika melihat catatan prestasinya, pengalamannya sudah tidak bisa dipertanyakan lagi.

“Ia memiliki pengalaman tidak hanya di Eropa dan Asia,” kata Erick Thohir kepada para jurnalis termasuk.

Selanjutnya, Erick Thohir menyebutkan bahwa Indonesia saat ini berada di peringkat ke-118 dalam daftar FIFA.

Di tingkat Asia, mungkin Indonesia berada dalam 20 besar.

Alexandar Zwiers berharap Indonesia mampu masuk sepuluh besar di tingkat Asia.

Maknanya, Indonesia harus benar-benar telah mengidentifikasi kekuatan negara-negara di Asia.

Alexander Zwiers akan bergabung dengan kami selama empat tahun ke depan.

“Ia akan tinggal di Indonesia dan bersama-sama mengembangkan sistem sepak bola secara menyeluruh,” ujar Erick Thohir.

Erick Thohir menambahkan, filsafat Alexander Zwiers juga bagus.

Ia juga pernah beberapa kali melakukan wawancara dengan Alexander Zwiers bahwa membangun sepak bola harus dilakukan dengan sistem.

“Bukan pekerjaan individu, tetapi kebersamaan,” kata Erick Thohir.

Beginilah mengapa kami sering kali berdiskusi dengan Exco di PSSI.

“Kami mengatakan bahwa ini semua merupakan proses dan membutuhkan waktu untuk membangun strata pelatihan,” ujar Erick Thohir.

Erick Thohir merasa senang karena saat ini pelatih timnas Indonesia sudah lengkap.

Timnas Indonesia diasuh oleh Patrick Kluivert, sedangkan di level U-23 dipimpin oleh Gerald Vanenburg, di U-20 dibina oleh Frank van Kempen, dan di U-17 masih diarahkan oleh Nova Arianto.

Posisi pemain putri juga sudah lengkap, dengan timnas senior diarsiteki oleh Joko Susilo, U-20 dilatih oleh Akira Higashiyama, dan U-16 dipimpin oleh Timo Scheunemann.

Di posisi Direktur Teknik kini dijabat oleh Alexander Zwiers, sedangkan Kepala Pemandu Bakat diisi oleh Simon Tahamata, dan Penasihat Teknis diemban oleh Jordi Cruyff.

“Berkat dukungan FIFA, kami sedang menyiapkan pelatih pada tingkat U-15 karena sudah ada kompetisi di level tersebut,” ujar Erick Thohir.

Keyakinan kami dalam memilih Alex Zwiers adalah bahwa membangun sistem memerlukan kerja sama.

“Maka kami perlu memiliki komitmen dan diskusi bersama Komite Tim Nasional serta pelatih,” tutup Erick Thohir.