.CO.ID –Warren Buffett, salah satu investor paling sukses di dunia, bukan hanya ahli dalam memilih saham, tetapi juga bijaksana dalam hal keuangan pribadi.
Menurutnya, masa depan finansial keluarga kelas menengah sangat ditentukan oleh kebiasaan belanja sehari-hari.
Filosofi utamanya sederhana: membedakan antara kebutuhan dan keinginan, mengutamakan nilai daripada status, dan membiarkan uang bekerja untuk Anda, sebagaimana dilaporkan oleh situs edukasi perdagangan,Pengguna Baru U.
Mengutip pendapat Buffett, berikut adalah lima hal yang seharusnya dihentikan oleh kelas menengah untuk mencapai kebebasan finansial.
Membeli Mobil Karena Gengsi
Buffett berpandangan bahwa mobil hanyalah alat transportasi dari satu titik ke titik lain. Ia menentang pembelian mobil mahal hanya demi status. Mobil adalah aset yang nilainya menyusut drastis.
Daripada menghabiskan uang untuk mobil mewah yang terus merosot harganya, lebih baik memilih kendaraan yang andal dan menginvestasikan sisanya.
Uang yang dihemat dari cicilan mobil yang lebih rendah dapat berkembang menjadi kekayaan besar di pasar saham.
Judul dan Tiket Lotere
Bagi Buffett, perjudian dan lotere adalah “pajak bagi ketidaktahuan.” Ia melihatnya sebagai cara terburuk untuk menghabiskan uang karena peluang menang yang sangat kecil.
Uang yang biasa digunakan untuk membeli tiket lotere seharusnya bisa diinvestasikan dalam dana indeks dengan biaya rendah.
Secara matematis, investasi yang konsisten akan memberikan hasil yang jauh lebih pasti dan menguntungkan dalam jangka panjang, daripada bergantung hanya pada keberuntungan.
Investasi Berbiaya Tinggi
Buffett telah beberapa kali memperingatkan investor untuk menghindari produk investasi dengan biaya tahunan yang tinggi.
Ia bahkan memenangkan taruhan melawan manajer dana hedge dengan membuktikan bahwa dana indeks S&P 500 berbiaya rendah dapat mengungguli strategi investasi mereka yang mahal dan rumit.
Biaya-biaya ini, meskipun terlihat kecil, akan secara signifikan mengikis keuntungan investasi dalam jangka panjang. Solusinya, menurut Buffett, adalah berinvestasi pada produk yang sederhana dan berbiaya rendah.
Tonton:Bertemu Prabowo di Hambalang, Sri Mulyani Dilaporkan Mengundurkan Diri dari Kabinet
Barang Mewah untuk Membuat Orang Lain Terkesan
Filosofi Buffett adalah “harga adalah yang Anda bayar, nilai adalah yang Anda dapatkan.” Ia sendiri hidup sederhana di rumah yang sama selama puluhan tahun, jauh dari kemewahan.
Ia yakin bahwa membeli barang-barang mahal seperti pakaian desainer atau perhiasan hanya untuk mengesankan orang lain adalah pemborosan.
Uang yang dihabiskan untuk barang mewah yang nilainya menurun lebih baik dialokasikan untuk aset yang nilainya bertambah seiring waktu, seperti saham atau properti.
Membeli Barang dengan Kartu Kredit Berbunga Tinggi
Warren Buffett menganggap utang berbunga tinggi sebagai salah satu kesalahan keuangan terbesar. Ia pernah mengatakan bahwa jika dia harus meminjam uang dengan bunga 18-20%, dia akan bangkrut.
Bunga kartu kredit yang sangat tinggi membuat sulit untuk membangun kekayaan karena biaya utang meningkat lebih cepat daripada keuntungan investasi.
Solusi terbaik adalah melunasi utang berbunga tinggi secepat mungkin sebelum mulai berinvestasi.
