Profil Komjen Dwiyono, Pejabat Tinggi Polri di Kementerian P2MI

Berita61 Views

JAKARTA, – Komjen Pol Dwiyono menjadi salah satu dari 27 nama perwira tinggi (pati) Polri yang secara resmi mendapatkan kenaikan pangkat pada Senin (6/10/2025) malam.

Pada Upacara Kenaikan Pangkat Ke dan Dalam Golongan Pati Polri yang diadakan di Rupattama Mabes Polri, terdapat 27 pati Polri yang menerima kenaikan pangkat.

Empat di antaranya mendapatkan promosi menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), salah satunya adalah Dwiyono yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk apresiasi terhadap dedikasi, integritas, dan pengabdian para perwira tinggi Polri tersebut.

Pengangkatan ini bukan hanya sebuah tanda kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat. Ini merupakan hasil dari usaha keras dan komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban,” kata Sandi dalam pernyataannya.

Semoga para perwira yang baru saja mendapatkan promosi jabatan dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga dan masyarakat.

“Kami yakin para perwira yang mendapat promosi ini akan semakin memperkuat kohesi dan kemampuan organisasi Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya di berbagai bidang, baik di dalam struktur Polri maupun di lembaga pemerintah lainnya,” kata Sandi.

Lalu, siapakah Dwiyono yang kini memiliki pangkat jenderal bintang 3 di Polri? Berikut profilnya:

Profil Komjen Dwiyono

Dikutip dari situs resmi Kementerian P2MI, Dwiyono adalah perwira polisi yang lahir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada 23 Juni 1972. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994.

Berikut beberapa variasi dari kalimat tersebut: 1. Setelah itu, Dwiyono menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang kepolisian (PTIK) pada tahun 2002, kemudian Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, serta Sespimti pada 2018. 2. Dalam perjalanan kariernya, Dwiyono menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, dan Sespimti pada 2018. 3. Pada tahun 2002, Dwiyono menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), lalu Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, serta Sespimti pada 2018. 4. Setelah itu, Dwiyono menyelesaikan PTIK pada 2002, Sespim pada 2009, dan Sespimti pada 2018. 5. Pendidikan lanjut Dwiyono mencakup Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang diselesaikannya pada 2002, Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) pada 2009, serta Sespimti pada 2018.

Di bidang akademik, Dwiyono meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2007. Selain itu, ia juga memperoleh gelar Doktor dari Universitas Jayabaya pada tahun 2025.

Sementara itu, karier di bidang kepolisian Dwiyono dimulai dengan penugasan di Polres Metro Jakarta Utara pada tahun 1995.

Setelah itu, namanya mulai muncul dalam berbagai posisi penting di lingkungan kepolisian, seperti Analis Kebijakan Madya di STIK Lemdiklat Polri hingga akhirnya ditunjuk sebagai pati Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dengan tugas di Badan Intelijen Negara (BIN).

Di tempat itu, Dwiyono pernah menjabat sebagai Wakil Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur BIN (IA), Direktur Aparatur Negara, Direktur Respons Ancaman, hingga Direktur Deteksi Dini.

Setelah menjabat di kepolisian, Dwiyono dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian P2MI pada 5 Februari 2025.