Polisi Siaga Hadapi Suporter Persis di GBLA

Forum Kota42 Views

jabar., KOTA BANDUNG –

Polrestabes Bandung menyatakan masih banyak suporter tim lawan yang berani datang ke stadion saat tim mereka berkunjung ke markas Persib Bandung dalam pertandingan BRI Super League 2025/26.

Meskipun sesuai aturan liga, pendukung tim tamu dilarang hadir di stadion untuk mendukung klub mereka. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya bentrokan antarpendukung yang masih terjadi hingga saat ini.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menyampaikan, hari ini sebanyak 1.800 personel dikerahkan guna menjaga kelancaran pertandingan antara Persib melawan Persis Solo.

Laga minggu ke-10 dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin (27/10/2025) malam.

“Hari ini kami akan kembali melakukan pengamanan pertandingan Persib melawan Persis Solo yang akan dimulai pukul 19.00 WIB. Berdasarkan informasi, tiket telah terjual sekitar 10 ribu lembar. Sekitar 1.800 personel pengamanan telah kami siapkan,” ujar Budi saat diwawancarai di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.

Menurut Budi, berbagai metode digunakan oleh pendukung tamu untuk datang ke stadion dengan cara yang berani. Kehadiran mereka tidak dilakukan secara terbuka, tetapi dengan menyamar sebagai pendukung tim tuan rumah.

Para penggemar tamu ini, menurut Budi, tidak akan datang secara rombongan. Mereka datang terpisah dan tanpa memakai atribut klub.

“Kami tetap waspada karena tujuan mereka tetap ingin masuk, meskipun tidak menggunakan atribut. Jadi nanti itu akan menjadi pemeriksaan, selain memeriksa barang-barang berbahaya, juga untuk mencegah masuknya suporter lawan ke dalam area GBLA,” katanya.

Sersan Polisi Menengah dari Polri mengatakan, petugas kepolisian akan melakukan pemeriksaan di sepanjang jalan masuk menuju Stadion GBLA di kawasan Cimincrang atau Gedebage, Kota Bandung.

Ia menjamin, petugas akan memperketat pemeriksaan tiket guna mencegah masuknya pendukung tim lawan.

“Alhamdulillah hingga saat ini belum ada (suporter tamu), tetapi nanti kami tetap akan mempersulit (aksesnya). Mungkin mereka tidak menggunakan bus atau sudah ada, namun telah menginap. Tetap kami periksa nanti saat masuk ke GBLA,” tambahnya.(mcr27/jpnn)