Ekspedisi kedua Di wisata Kali Kyura Pura melangkah hidup lebih jauh diantara jalan trans Timika menuju Deiyai

FORUMKOTA.ID | TIMIKA __ Ekspedisi kedua kali bersama bapak Pabianus muyapa, Di wisata kali kyura pura trans Timika menuju Deiyai​​dalam rangka mererefresing diri pola hidup sehat dan sekaligus mencari sumber cerita baru. pada hari Sabtu, 20 September 2025

Sebelumnya dari jakarta saya sudah diagendakan untuk agenda refresing jarak jauh diantara kedua kabupaten ini antara jalan trans timika ke Deiyai​​​namun, belum bisa memastikan hari dan waktunya karena akan membutuhkan biaya transportasi maupun harga berupa makana tersebut.

Satu hari sebelumnya sempat saya bertanya sama kaka, saya kembali ke jakarta ini harus punya cerita baru dari sini supaya dari jakarta ketika mereka bertanya, saya bisa sharing tentang pengalaman baru saya dari papua

Pagi hari sabtu, dari rumah sempat kaka mengatakan adik sudah pesan motor kah belum sekaligus tanyakan harga lagi supaya kita bisa refresing di wisata kali kyura pura disana. “katanya.

             Wisata Kali Kopi Timika Papua Tengah

Saya dengan langsung pesan dan menyewakan motor sewa di sekitaran kompleks kemudian memastikan harganya ternyata untuk biaya satu hari penuh total Rp 100.000 [Seratus Ribu Rupia] dan sekaligus bayar langsung dari tempat sewa motor di terminal gorong-gorong pada pukul. 07.00 WIB. Sabtu, 20 September 2025

              Sepanjang Wisata Kali Pindah-Pindah

Tidak langsung berangkat ke tempat tujuan tetapi adapun yang kami perlukan untuk persiapan barang bawaan tersebut masing-masing adalah berupa makanan: Makanan snack, Minuman Aqua sedang, Rokok sebungkus sekaligus korek gas api, Jas hujang ukuran L+M sesuai ukuran badan kita, Fanta dua botol berwarna merah sedang, serta mengisi bensin tengki Full dan lain-lain. Untuk menghemat daya tubu dan waktu selama perjalanan pulang pergi.

Melihat jarak dari kampung Yayanti Mayon 754 Kilometer ini bukan titik awal tetapi diambil dengan perkiraan dari penulis, Patok sebelum masuk trans sampai dengan jembatan Kali Kyura pura KM 123+670 menjadi KM 793 itu hanya di tengah.

Jarak tidak termasuk dari awal patok sampai akhir patok tetapi juga melihat kekurangan bensin tidak akan cukup untuk pulang pergi.

Kami berencana dari sebelum berangkat dari kota bukan mencapai di ujun jalan trans tetapi juga dimana ada sungai yang akan kami bisa berenang akan berhenti disitu.

“Melihat dengan suasana berantara sepanjang jalan darat dari patok awal Yayanti Mayon sampai akhir Kali Kyura Pura di penuhi dengan suara burung-burung cendarawasi berteriak kepada orang pemilik tanah akan meliputinya saat ini

Adapun yang merasa sedihnya peninggalan anjing bergongong adalah meminta izin kepada yang sedang meliputi sekitaran.

Terhitung antara sepanjang jalan daratan tersebut sebanyak ada dua desa yaitu; Desa kampung Bouwopa dan Dakamaida kecamatan Damabagata kabupaten deiyai.

Setelah tiba di tempat berenang kali Kyura pura melihat disana suasa penuh dengan kesenangan warga setempat dan pengunjung lainnya.

Kemudian kami tidak langsung berenang tetapi juga sedikit waktu kembali menikmati suasana sama-sama di depan sungai maupun sepanjang jalan tersebut saat berenang maupun depan jembatan serta sekaligus membuat konten bersama.

Saat berlangsung Mandi-mandi di kali Yerni Kyura Pura diantara Hutan berantara Di bawa Gunung YEUWOTAKA & BODIYATAKAIDA

Selanjutnya kami melanjutkan kegiatan berikutnya adalah berenang sama-sama di kali kyura pura dan sambil mendokumentasi foto di sepanjang sungai bukan hanya di tepi sungai saja tetapi dimana tempat yang bagus kami mendokumentasi bersatu, berdua dan kami senangnya ialah bebas rekreasi banyak tempat wisata tanpa bayar uang sebelum pintu masuk Wisata tersebut di timika papua tengah

Tanpa bayar, ada tata tertibnya selama berkunjung di sebuah wisata untuk semua pengunjung wisata harus mengikuti tata tertib yang telah di tempelkan sepanjang jalan di tepi depan gerbang tepi sungai, kemudian dengan menyambut para pengunjung selamat datang wisata kali kyura pura sekaligus Tata tertib di wisata kali kyura pura Yaitu:

1. Selamat datang setiap orang yang terkunjung di wisata Kali Kyura pura.

2. Informasi mengenai sampa sampai ampas sisa makanan harus dimasukkan ke dalam satu plastik dan dibawa pulang ” Tidak boleh buang di tempat mandi”, karena sampa membuat lingkungan sekitar rusak.

3. Kita harus menjaga kebersamaan dan kebersihan lingkungan wisaya kali Kyura pura.

“Atas perhatian diucapkan terima kasih” Dengan diatas tiga pont ini tata tertib dari wisata kali kyura pura menyampaikan dengan tegas untuk sama-sama menjaga wisata di kali kyiura pura agar kedepannya wisata yang lebih baik dan untuk tempat rekreasi wisata kita bersama yang bersih.

Terhitung kami berenang barengan di kali kyura pura dalam waktu sebanyak tiga jam mulai dari pukul 12.00 sampai dengan jam 3.00 WIT kemudiaan kami meninggalkan tempatnya wisata dan kembali ke kota timika.

Pesan dari penulis ingin menyampaikan kepada kita semua untuk kedepannya sebuah wisata yang ada di trans timika ke Deiyai, “Mari kita tetap jaga bersama aman dan damai lingkungan yang akan bersih supaya kedepanya wisata yang ber-rekreasi bebas untuk kita”.

Kesimpulan:

Saya senang sekali sudah berkunjung kali kyura pura di trans timika menuju deiyai​​dan saya sangat menyenankan karena sudah punya cerita baru dari papua selama pada liburan dan penulis ingin menyampaikan kepada teman-teman atau sahabat di sekitar kota timika maupun teman teman luar dari timika kalau berkunjung sebuah wisata terutama wisata kali kyura pura tanpa bayar gratis, yang penting sama-sama menjaga kebersihan lingkungan wisata kali kyura pura adalah wisata untuk kita rekreasi kini, dan seterusnya.