BMKG Umumkan Peringatan Cuaca: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam Jateng

Forum Kota23 Views

Suara Flores –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah, pada hari Senin tanggal 27 Oktober 2025.

Berdasarkan pembaruan pukul 13.15 WIB, beberapa wilayah di Jawa Tengah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa diikuti oleh petir dan angin kencang.

Berdasarkan informasi dari BMKG, kemungkinan hujan akan mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di beberapa daerah, antara lain Kabupaten Semarang (Waduk Rawa Pening, Getasan, Bandungan, serta Banyubiru), Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan Boyolali.

Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. BMKG melaporkan, kemungkinan hujan lebat menyebar ke beberapa wilayah di selatan dan timur Jawa Tengah, antara lain:

Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Kabupaten Kebumen, Purworejo, serta beberapa wilayah Magelang, Temanggung, Boyolali, dan Klaten.

Beberapa kota besar juga tercantum dalam daftar, antara lain Kota Semarang, Kota Magelang, Kota Salatiga, Kota Pekalongan, serta Kota Surakarta.

Ahli cuaca BMKG Jawa Tengah mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor tanah, atau pohon tumbang akibat angin kencang.

“Peristiwa ini merupakan bagian dari nowcasting, yakni prediksi cuaca jangka sangat pendek antara 0-6 jam berikutnya,” tulis BMKG dalam pernyataannya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui saluran resmi Info BMKG, baik melalui situs web maupun aplikasi ponsel, agar bisa mendapatkan pembaruan kondisi cuaca terkini di daerah masing-masing.

Untuk keterangan lebih lanjut, masyarakat bisa menghubungi Call Center 196 atau mengunjungi situs web resmi bmkg.go.id.

BMKG juga menghimbau agar masyarakat tidak merasa khawatir, tetapi tetap waspada serta mempersiapkan tindakan pencegahan jika terjadi cuaca ekstrem.