27 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Empat Jadi Komjen, Delapan Irjen, dan 15 Brigjen

Berita84 Views

Kehangatan dan rasa bangga mengisi Gedung Rupattama Mabes Polri pada malam Senin (6/10/2025).

Dalam acara resmi yang bernama Kenaikan Pangkat Ke dan Dalam Golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri, sebanyak 27 perwira tinggi Polri mendapatkan penghargaan karena dedikasi dan pengabdiannya.

Dari jumlah tersebut, empat orang naik menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), delapan orang memiliki pangkat Inspektur Jenderal (Irjen), dan 15 lainnya meningkatkan jabatannya menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh pejabat utama Mabes Polri, serta dihadiri oleh para anggota keluarga dan tamu undangan yang terbatas.

Suasana yang penuh dengan rasa hormat terlihat sejak proses pemberian tanda pangkat hingga pembacaan janji jabatan, diiringi lagu kebangsaan dan Mars Polri.

Jenis Penghargaan Berdasarkan Dedikasi dan Integritas

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, menekankan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sekadar acara formal atau penghargaan yang bersifat simbolis.

Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari proses yang panjang yang didasarkan pada komitmen, keahlian, serta sikap jujur dalam menjalankan tugas-tugas polisi.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya tanda kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sandi dalam pernyataan resminya.

“Ini merupakan hasil dari usaha keras, kesetiaan, dan komitmen dalam menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Ia berharap seluruh perwira tinggi yang baru saja mendapat promosi pangkat dapat lebih memperkuat kohesi internal Polri serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian.

Empat Jenderal Baru dengan Pangkat Komisaris Jenderal

Pada acara tersebut, empat nama resmi ditetapkan sebagai Komisaris Jenderal Polisi (Komjen).

Mereka merupakan tokoh-tokoh penting yang kini berada di posisi krusial, baik di lingkungan Polri maupun di lembaga pemerintah lintas sektor.

  1. Komjen Ramdani Hidayat – menjabat sebagai Kepala Korps Brimob Polri, sosok yang dikenal keras dan memiliki pengalaman di satuan pasukan elit kepolisian.
  2. Komjen Yuda Gustawan – sekarang menjabat sebagai Kepala Baintelkam Polri, dengan reputasi yang kuat dalam bidang intelijen dan keamanan nasional.
  3. Komjen Yudhiawan – ditunjuk sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mewakili keterlibatan antara Polri dan kementerian teknis.
  4. Komjen Dwiyono – kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), memainkan peran penting dalam menjaga kepentingan WNI di luar negeri.

Peningkatan pangkat mereka juga menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap perwira Polri yang mampu menjalankan tugas lintas institusi dengan profesional.

Delapan Irjen Baru 

Selain empat Komisaris Jenderal, terdapat delapan perwira yang mendapatkan promosi menjadi Inspektur Jenderal (Irjen).

Mereka diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kepemimpinan dalam bidang operasional, pendidikan, serta penerapan hukum.

  1. Irjen Reza Arief Dewanto – Wakil Kepala Korps Brimob Polri
  2. Irjen Nanang Rudi Supriatna – Wakil Kepala Baintelkam Polri
  3. Irjen Ahmad Ramadhan – Dosen Utama Kepolisian Tingkat I Akpol Lemdiklat Polri
  4. Irjen Nunung Saifuddin – Wakil Kepala Bareskrim Polri
  5. Irjen Laksana – Wakil Asisten Operasi Polri
  6. Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan
  7. Irjen Helfi Assegaf – Kepala Kepolisian Daerah Lampung
  8. Irjen Sony Sonjaya – Wakil Kepala Badan Pangan Nasional

Beberapa Irjen diharapkan mampu membawa semangat perubahan, khususnya dalam mendukung agenda Polri Presisi yang diinisiasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

15 Jenderal Baru: Wajah Kepemimpinan Polri yang Terbaru

Selain Komjen dan Irjen, acara upacara ini juga menjadi momen penting bagi 15 perwira yang mendapatkan promosi pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen).

Mereka menjadi pelaku utama dalam menjalankan tugas Polri di berbagai sektor seperti pendidikan, pengawasan, hingga penegakan hukum.

Berikut daftarnya:

  1. Let me rephrase the given text: Brigjen Achmad Ibrahim – Agen Intelijen Kepolisian Tingkat II Baintelkam Polri
  2. Brigadir Jenderal Mulyadi – Komandan Pasukan Pengamanan Korbrimob Polri
  3. Brigadir Jenderal Indra Lutrianto – Kepala Divisi Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri
  4. Brigjen Nanang Chadarusman – Dosen Utama Kepolisian Tingkat II STIK Lemdiklat Polri
  5. Kolonel Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana – Direktur P2A Kortas Tipikor Polri
  6. Brigjen Ahrie Sonta – Investigator Pengamanan Internal Tingkat II Propam Polri
  7. Brigadir Jenderal Zain Dwi Nugroho – Pengawas Penyidikan Kepolisian Tingkat II Bareskrim Polri
  8. Brigjen Wawan Munawar – Pengawas Penyelidikan Kepolisian Tingkat II Bareskrim Polri
  9. Brigjen Wira Satya Triputra – Kepala Divisi Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri
  10. Brigadir Jenderal Ade Safri Simanjuntak – Kepala Divisi Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri
  11. Brigjen Aa Sagung Dian Kartini – Staf Ahli KL Astamaops Polri
  12. Brigjen Benny Iskandar – Pengatur Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II Astamaops Polri
  13. Brigjen Arnapi – Staf Deputi Pengelolaan Data Kementerian Koperasi
  14. Brigadir Jenderal Eko Kristianto – Kepala BNN Provinsi Bangka Belitung
  15. Brigadir Jenderal Adri Irniadi – Kepala BNN Provinsi Sulawesi Tenggara

Peningkatan jabatan mereka menjadi tanda proses pergantian kepemimpinan yang diharapkan mampu memberikan semangat segara bagi institusi Polri.

Makna Penting Kenaikan Jabatan Perwira Polri

Dalam struktur Polri, kenaikan pangkat bagi perwira tinggi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki makna strategis.

Peningkatan ini menunjukkan pengakuan terhadap kinerja dan kesetiaan, sekaligus perencanaan kepemimpinan di masa depan Polri.

Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa pengembangan karier di Polri dilakukan dengan prinsip objektif, transparan, serta berlandaskan prestasi.

“Kami berharap dapat memastikan bahwa setiap perwira tinggi yang mendapat promosi benar-benar memiliki kontribusi nyata dalam memperkuat lembaga serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Selain itu, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari penyesuaian posisi antar instansi, mengingat beberapa perwira Polri kini ditempatkan di kementerian dan lembaga negara lainnya.

Meningkatkan Profesionalisme dan Perbaikan Internal

Polri dalam beberapa tahun terakhir sedang mempercepat inisiatif reformasi struktural dan budaya, khususnya melalui program Transformasi menuju Polri Presisi (Prediktif, Responsif, dan Transparan Berkeadilan).

Peningkatan jabatan sejumlah perwira tinggi diharapkan dapat mempercepat proses transformasi tersebut, khususnya dalam:

  • Peningkatan penegakan hukum yang berlandaskan prinsip restoratif.
  • Peningkatan kualitas pelayanan publik.
  • Digitalisasi sistem kepolisian.
  • Peningkatan integritas dan sikap profesional dari aparat.

Selain itu, kehadiran berbagai satuan di luar struktur Polri juga menjadi tanda bahwa Polri semakin mampu beradaptasi terhadap tantangan lintas sektoral, mulai dari energi, ekonomi, hingga keamanan digital dan pangan.

Peningkatan pangkat ini juga menjadi kesempatan bagi Polri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Beberapa tahun terakhir, institusi kepolisian menghadapi tantangan terkait transparansi dan profesionalisme, sehingga perubahan kepemimpinan diharapkan mampu membawa perubahan baru dalam lembaga tersebut.

“Kami yakin para perwira yang mendapatkan promosi pangkat ini akan semakin memperkuat kohesi dan kemampuan institusi Polri dalam menjalankan tugas-tugasnya di berbagai bidang, baik di dalam struktur Polri maupun di lembaga pemerintah lainnya,” kata Sandi.

Beberapa artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Ini 27 Perwira Polri yang Secara Resmi Naik Pangkat, Termasuk Komandan Brimob dan Kabaintelkam”